Friday, June 4, 2010

Fakultas Psikologi UIN buka pendaftaran

Kampusiana - Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membuka kembali pendaftaran untuk tahun ajaran 2010-2012. pendaftaran ini dilakukan melalui 5 cara; UMB-PTN, SNMPTN, PMDK dan SPMB-PTAIN. Sampai dengan hari ini (31/05), tanggal pendaftaran yang masih terbuka untuk diikuti adalah melalui SPMB Mandiri (11 May - 2 Juli 2010) dan SPMB-PTAIN yang baru akan dibuka pendaftarannya pada tanggal 14 sampai dengan 30 Juni 2010.

Fakultas Psikologi UIN Jakarta didirikan pada tahun 1995 sebagai program studi dan pada tahun 2002 menjadi fakultas. Psikologi menjadi fakultas umum pertama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan telah diakreditasi oleh BAN-PT.

Selengkapnya...

Sekulerisme, Liberalisme dan Pluralisme Adalah Solusi Bagi Indonesia

Tangerang, Lekompress - Laboraturium Filsafat Islam dan Tasawuf (Labfit) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Jakarta berkerjasama dengan Universitas Paramadina menggelar diskusi dan bedah buku “Membela Kebebasan Beragama”, Rabu (10/3) lalu. Acara yang bertempat di ruang teater lt. 4 FUF ini menghadirkan Cendikiawan Muslim Media Fauzul A., Ketua Labfit Nanang Tahqiq, dan Budhy Munawar Rachman (Editor).

Buku terbitan Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF) ini memuat percakapan dengan 70 tokoh muslim di Indonesia, membahas kebebasan beragama di Indonesia dan permasalahannya. Ide dasar buku ini, sebagaimana diutarakan Bhudy dalam pengantar buku, yang dibagikan gratis dalam cetakan terpisah adalah, Indonesia merupakan negara yang sangat majemuk dengan aneka ragam suku, bangsa, budaya dan agama. Ini bisa menjadi berkah jika dihargai dan menjadi modal untuk kemajuan bangsa Indonesia. Sebaliknya akan menjadi musibah berupa konflik dan semacamnya, manakala diabaikan dan dipaksakan menjadi tunggal.

Selengkapnya...

TNI Belajar Ekonomi Dan Gerilya Pada Tan Malaka

Tangerang-Lekompress, “Ketika itu saya kelas IV SD. Tan Malaka pernah menginap dan tidur sekamar dengan saya. Beliau bertanya, ‘Buyung, kalau ada maling masuk ke rumahmu, apa yang kamu lakukan? Apakah kamu ajak berunding, menjamunya atau dibiarkan saja?’” “Tidak Buyung, kalau ada maling masuk ke rumah, yang pertama kita lakukan adalah tendang dulu dia keluar.”
Demikian Adnan Buyung Nasution menceritakan kisah puluhan tahun lalu bersama Tan Malaka, pada acara “In Memoriam 61 Tahun Hilangnya Tan Malaka” senin (8/3) di Aula Student Center UIN Jakarta. Dalam penyelenggaraannya, panitia In Memoriam menggandeng Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IPA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta.

Selengkapnya...