#Definisi
#Gejala-Gejala
#Penyebab
#Perawatan
Karena gejala-gejala tidak seluruhnya terjadi pada kebanyakan pasien dan perkembangan biasanya berjalan dengan normal, kebanyakan orang dengan TS tidak memerlukan pengobatan. bagaiamanapun, pengobatan tersedia jika gejala yang terjadi berhubungan dengan fungsi tubuh. sayangnya, tidak ada pengobatan yang sepenuhnya membantu atau sepenuhnya menghilangkan gejala-gejala sindrom Tourette; dan tentu saja, setiap pengobatan punya efek samping. kini, obat yang tersedia untuk sindrom Tourette hanyalah untuk mengurangi gejala yang spesifik.
Beberapa pasien yang memerlukan pengobatan untuk mengurangi frekuensi dan intesitas gejala tic dapat dirawat dengan pengobatan neuroleptic seperti haloperidol dan pimozide. pengobatan ini biasanya diberikan dalam dosis kecil dan kemudian bertambah hingga keseimbangan antara gejala dan efek samping obat mencapai porsi seimbang.
Efek samping neurologis seperti tremor, reaksi dystonic (gerakan atau postur memutar), gejala parkinsonian, dan dyskinetik lainnya yang cenderung lebih umum telah siap diatur dalam pengurangan dosis. pengobatan neuroleptic yang tidak berkelanjutan setelah penggunaan jangka panjang harus dilakukan secara perlahan untuk menghindari kemungkinan tic dan dyskinesias.
Baru baru ini beberapa peneliti telah menemukan bahwa penggunaaan jangka panjang obat neuroleptic dapat menimbulkan gangguan gerakan tidak diinginkan yang disebut tardive dyskinesia. bagaimanapun, kondisi ini biasanya hilang setelah mendapat pengobatan yang biasa digunakan untuk parkinson. efek samping lain seperti letih, depresi, cemas, berat badan berlebih dan kesulitan berfikir jernih dapat lebih mengganggu.
Clonidine dan guanfacine, keduanya merupakan obat antihypertensive, yang juga digunakan untuk perawatan tic. efek samping paling umum dari pengobatan ini sejak pertama kali dipakai adalah lelah, mulut kering, irritabilitas, pusing, sakit kepala, dan insomnia adalah efek yang paling umum. fluphenazine dan clonazepam dapat juga dijadikan rujukan awal untuk mengontrol gejala tic.
Pengobatan lain yang juga efektif untuk merawat beberapa gangguan tingkah lalu terkait adalah stimulant seperti methyphenidate dan dextroamphetamine, biasanya sebagai rujukan kurangnya konsentrasi - gangguan hiperaktif, juga diketahui efektif tanpa menyebabkan tic menjadi lebih sering. untuk tingkah lalu obsesive-compulsive yang mengganggu fungsi keseharian dapat merujuk fluoxetine, clomipramine, sertraline atau paroxetine.
Terapi yang juga dapat menolong, walaupun tidak ada masalah psikologis yang menyebabkan TS. psikoterapi dapat menolong seseorang untuk lebih baik dalam menangani gangguan yang timbul dan menangani permasalahan sosial kedua dan emosional yang kadang terjadi. psikoterapi tidak akan menolong untuk mengurangi tic. baru-baru ini, perawatan tingkah laku yang lebih spesifik termasuk latihan kepekaan dan respon seperti respon gerak yang menunjukan ke-efektifannya dalam beberapa percobaan terkontrol. penelitian dan studi selanjutnya sedang dilakukan.
Teknik relaksasi dan biofeedback juga dapat berguna untuk melepaskan stress yang dapat berujung pada pengembangan gejala tic.
Prognosisnya?
Walaupun TS tidak bisa disembuhkan, kondisi pada kebanyakan individu berkembang ketika mereka dewasa. individu dengan TS dapat menjalankan hidup normal. bagaimanapun gejala tetap berlangsung dan kronis. tic tidak mempengaruhi proses berpikir. tic akan berkurang seiring dengan bertambahnya umur, membuat beberapa pasien menghentikan penggunaan obat. dalam beberapa kasus, penghentian pengobatan total dilakukan ketika memasuki masa lansia. bagaimanapun juga gejala tic akan berkurang, tetapi gangguan neurobehavioral seperti depresi, panik, anti sosial tetap dapat terjadi dan menyebabkan ketidakseimbangan pada usia lanjut.
apa seting pendidikan terbaik untuk anak dengan TS?
Walaupun anak dengan TS dapat mengikuti kelas pada umumnya, akan tetapi ada beberapa yang memiliki ketidakmampuan belajar. ketika Attention Deficit - hyperactivity disorder (ADHD), gangguan obsesif-kompulsif dan frekuensi tic sedang sangat mempengaruhi tampilan akademik dan pandangan sosial, siswa harus ditempatkan dalam seting pendidikan yang memenuhi kebutuhan individu. siswa ini membutuhkan panduan, kelas yang lebih kecil atau spesial, dan dalam beberapa kasus adalah sekolah khusus.
Seluruh siswa dengan TS membutuhkan toleransi dan seting yang mendukung untuk merangsang untuk menyalurkan seluruh potensi dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan. seting ini mungkin membutuhkan area studi yang khusus, ujian tersendiri, atau bahkan ujian lisan ketika gejala mempengaruhi kemampuan mereka untuk menulis. ujian tanpa waktu akan mengurangi stress untuk anak dengan TS.
Sumber :
* American Psychiatric Association—Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fourth Edition, Revised
* National Institute of Neurological Disorders and Stroke, National Institutes of Health
* National Institutes of Health - National Library of Medicine
Tuesday, June 24, 2008
Perawatan pada Tourette Syndrom
Labels:
Dictionary T
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment