# Definisi
# Gejala-Gejala
# Penyebab
# Perawatan
Gangguan pola makan (Eating disorders) dapat di tanggulangi dan berat badan normal dapat dicapai. Makin cepat gangguan ini didiagnosa dan dirawat, makin bagus dampak yang akan muncul. karena kerumitannya, gangguan pola makan membutuhkan rencana perawatan secara terus menerus dan melibatkan perawatan medis. pengawasan, intervensi psikososial, konseling nutrisi, dan manajemen pengobatan ketika dibutuhkan.
Perawatan untuk anorexia membutuhkan beberapa program spesifik yang melibatkan tiga tahapan: mengembalikan berat badan, merawat gangguan psikologi yang dialami; seperti pandangan tentang bentuk tubuh, dan konflik interpersonal, dan tahapan terakhir adalah rehabilitasi dan remisi jangka panjang, atau pemulihan total. Menggunakan obat psikotropika pada orang dengan gangguan anorexia hanya bisa dilakukan setelah berat badan mencapai tahapan normal.
Perawatan untuk kehilangan berat badan yang parah biasanya memerlukan penanganan rumah sakit sekitar dua bulan, dimana rencana makan dibuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan pengobatan. Ketika nutrisi seimbang dan berat badan mulai naik, psikotherapi dapat membantu untuk seseorang yang mengalami gejala anorexia, kurang percaya diri, masalah yang berkenaan dengan berat badan, ukuran badan, dan nafsu makan.
Gejala yang timbul dari pengobatan pada anorexia nervosa dapat bervariasi pada tiap individu: beberapa sembuh total setelah sekali pertemuan; beberapa masih bermasalah dengan berat badan; dan lainnya memburuk sampai beberapa tahun. Angka kematian pada penderita gejala anorexia telah diperkirakan sampai 56 persen pertahun dimana angka ini 12 kali lebih tinggi dari pada kematian secara wajar pada wanita berumur 15 - 24 tahun. Penyebab utamanya adalah gejala komplikasi, seperti penahanan cardiac atau ketidakseimbangan elektrolit, dan bunuh diri.
Tujuan utama dari perawatan pada bulimia adalah untuk mengurangi atau menghilangkan prilaku makan berlebihan dan muntah-muntah. Rehabilitasi nutrisi, intervensi psikososial dan manajemen pengobatan seringkali dilakukan. Pembangunan pola umum, yang bukan makan berlebihan, pengarahan kesehatan akan tetapi tidak terlalu berat, dan resolusi dari kondisi yang ada seperti mood atau gejala kecemasan (anxiety) diantara beberapa bantuan dari strategi ini. psikoterapi individu, psikoterapi grup, dan terapi keluarga /perkawinan dilaporkan efektif. Pengobatan psikotropika, seringnya antidepresant seperti selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs), juga membantu individu dengan gejala bulimia, umumnya individu dengan gejala depresi atau kecemasan yang signifikan atau individu yang tidak merespon pada perawatan psikososial. Pengobatan ini juga dapat membantu mencegahnya kambuh kembali.
Perawatan dan strategi untuk makan berlebihan sama dengan bulimia, dan penelitian sedang menguji efektifitas dari beberapa intervensi.
Individu dengan gejala gangguan pola makan umumnya tidak mengenali atau mengakui bahawa mereka sakit. hasilnya, mereka menolak untuk mendapat atau mengikuti perawatan. Anggota keluarga atau individu lain yang dapat dipercaya bisa membantu untuk meyakinkan orang dengan gangguan makan untuk mendapat rehabilitasi dan perawatan.
Sources:
* American Psychiatric Association
* National Institutes of Health
Wednesday, March 19, 2008
Perawatan pada gangguan pola makan
Labels:
Dictionary G,
disorder,
gangguan,
kamus,
pola makan,
Psychology
Subscribe to:
Posts (Atom)
