UIN Jakarta, Lekompres- Dua minggu terahir ini, seluruh mahasiswa reguler UIN Jakarta resmi melaksanakan ujian akhir semester gasal (UAS). Meski tak benar-benar serempak, tapi 5-17 Januari 2009 memang telah diputuskan pihak birokrasi sebagai waktu pelaksanaan UAS.
Selama mengerjakan soal-soal UAS, banyak ragam cara dan budaya mahasiswa yang berbeda-beda dalam merampungkannya. Hal itu tentu tak sama antara kelas yang satu dengan yang lain, antara jurusan atau fakultas satu dengan lainnya. Dari situ pula,akan tampak karakter masing-masing mahasiwa baik secara individu maupun kolektif kelas atau jurusan. Umumnya terjadi mahasiswa saling atur posisi duduk sebelum ujian, karena mereka yakin, posisi menentukan prestasi.
Sebagai misal pengakuan Titin Safitri, mahasiswa semester VII Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta. Ketika musim UAS tiba, tutur Titin, teman-teman di kelasnya biasanya selalu mengatur dan mengklaim bangku yang akan ditempatinya. Mereka berkompromi dengan beberapa teman dan menset duduk mereka dan memilihkan tempat duduk kepada mahasiswa yang dinilai menguasai mata kuliah tersebut. Tempat duduk yang telah dipilih dijaga hingga menjelang ujian dimulai supaya tak ditempati orang yang tak dikehendaki. "Sebel nggak sih, gue setiap kali ujian pasti nyisain tempat buat teman gue. Tujuannya bukan buat nyontek, tapi biar dia dapat tempat sebelum diklaim teman lain. Tapi kemarin giliran gue telat.
Berita Selengkapnya
Thursday, January 22, 2009
Rebutan Posisi Warnai Ujian Semester UIN Jakarta
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment